Berita Maluku Berita Ambon Timika (MataMaluku) – Kepolisian Resor (Polres) Mimika masih mendalami informasi mengenai dugaan penyanderaan sembilan warga sipil perempuan oleh kelompok bersenjata di Distrik Jila, Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Kapolres Mimika AKBP Alredo Agustinus Rumbiak mengatakan informasi mengenai dugaan penyanderaan tersebut awalnya diperoleh dari masyarakat dan kemudian disampaikan kepada personel Kepolisian Sektor (Polsek) Jila. “Menurut keterangan dari anggota saya di Polsek Jila, masyarakat menyampaikan begitu,” kata Alredo di Timika, Rabu. Meski demikian, Alredo menegaskan polisi hingga kini belum memperoleh kesaksian langsung dari warga yang melihat dugaan penyanderaan tersebut. Aparat juga masih berupaya memastikan kebenaran informasi yang beredar di masyarakat. Menurut dia, identitas warga yang disebut-sebut menjadi korban maupun orang yang dapat memberikan kesaksian langsung mengenai peristiwa tersebut juga belum diketahui secara pasti. “Sampai sekarang keterangan nama-nama korban sandera belum ada yang bisa menyebutkan atau memberi kesaksian melihat hal tersebut. Sementara masih kami dalami keterangan dari masyarakat,” ujarnya. Berdasarkan informasi awal yang diterima kepolisian, dugaan penyanderaan tersebut disebut terjadi di Distrik Jila pada Selasa (18/8). Sebanyak sembilan warga sipil yang seluruhnya perempuan disebut menjadi korban dalam dugaan peristiwa tersebut. Kesembilan perempuan itu diduga disandera oleh kelompok bersenjata. Namun, kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan apakah informasi tersebut benar, termasuk menelusuri identitas serta keberadaan warga yang disebut sebagai korban. Polisi juga masih mengumpulkan informasi dari masyarakat dan personel di wilayah setempat untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas mengenai dugaan kejadian tersebut. Distrik Jila merupakan salah satu dari 18 distrik yang berada di Kabupaten Mimika. Wilayah tersebut berada di kawasan pegunungan sehingga memiliki tantangan tersendiri dalam hal akses dan mobilitas. Akses menuju Distrik Jila, antara lain, dapat ditempuh menggunakan pesawat berbadan kecil. Kondisi geografis tersebut menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam upaya aparat memastikan informasi mengenai dugaan penyanderaan tersebut. Hingga saat ini, Polres Mimika belum memberikan kepastian mengenai identitas sembilan perempuan yang disebut sebagai korban maupun keberadaan mereka. Polisi masih mendalami informasi tersebut sebelum mengambil langkah lebih lanjut.
Artikel Terkait
Persib Bandung Diminta Fokus Lawan Manila Digger
Berita Maluku Berita Ambon Bandung (MataMaluku) — Deputy CEO PT PERSIB Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, meminta Persib…
Kasus Korupsi Kuota Haji, Yaqut Bacakan Eksepsi Hari Ini
Berita Ambon Berita Maluku Jakarta (MataMaluku) – Menteri Agama periode 2020-2024, Yaqut Cholil Qoumas, dijadwalkan membacakan nota…
Persija akan lakoni uji coba melawan dua klub Thailand
Dutafm Maluku Dutafm Ambon Jakarta (DutaFM) – Persija Jakarta akan menjalani dua pertandingan uji coba menghadapi klub asal Thailand…
Persebaya menang tipis 1-0 atas Penang FC
DUTAFM Ambon DUTAFM Maluku Surabaya (dutafm) - Persebaya Surabaya menang tipis atas Penang FC dengan skor 1-0 melalui gol Welber Mota pada…
Gubernur NTT: Korban Gempa Flores Bertambah
Berita Terbaru Ambon Berita Terbaru Maluku Kupang, NTT (MataMaluku) – Jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi berkekuatan…
Hadapi Kekeringan, Dinas TPH Malteng Siapkan 59 Pompa Air
Berita Maluku Berita Maluku Tengah Masohi, Maluku Tengah (DMS) – Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku, menyiapkan…