Dua Rumah Dinas Kodim 1506/Namlea Terbakar

Berita Maluku   Berita Kabupaten Buru   Namlea, Kabupaten Buru (MataMaluku) – Dua unit rumah dinas milik Kodim 1506/Namlea di Komplek Nametek Kodim, Desa Namlea, Kecamatan Namlea, Kabupaten Buru, Maluku, terbakar pada Senin (24/8/2026) sekitar pukul 09.15 WIT. Kedua rumah dinas tersebut masing-masing diketahui milik Peltu Purn. La Amiri dan Serka La Samidu. Saat kejadian, kedua bangunan dalam kondisi tidak dihuni sehingga tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Kebakaran pertama kali diketahui oleh personel Kodim 1506/Namlea yang berada di sekitar lokasi. Kobaran api terlihat berasal dari dalam rumah dinas milik Serka La Samidu. Api kemudian membesar dan menjalar ke rumah dinas milik Peltu Purn. La Amiri yang berada tepat berdampingan. Kondisi bangunan yang tidak ditempati membuat api dengan cepat membakar sejumlah bagian rumah. Melihat api berpotensi merambat ke bangunan lain, KBO Sat Intelkam Polres Buru menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Buru untuk meminta bantuan pemadaman. Petugas Damkar tiba di lokasi sekitar pukul 09.30 WIT dengan membawa satu unit mobil pemadam. Selain itu, empat unit mobil suplai air milik masyarakat turut dikerahkan untuk membantu proses pemadaman. Pemadaman dilakukan bersama personel Damkar dan Kodim 1506/Namlea. Setelah api berhasil dikendalikan, petugas melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api maupun bara yang dapat memicu kebakaran kembali. Akibat kejadian tersebut, dua rumah dinas mengalami kerusakan pada bagian atap dan sejumlah bagian bangunan lainnya. Meski demikian, kedua bangunan tersebut masih berdiri dan tidak terbakar hingga seluruh bagian. Tidak adanya penghuni di kedua rumah dinas tersebut membuat peristiwa kebakaran tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka. Sementara itu, jumlah kerugian materiel belum dapat dipastikan. Pendataan masih dilakukan karena kedua bangunan dalam kondisi tidak dihuni sehingga kondisi barang-barang di dalam rumah belum dapat dipastikan secara keseluruhan. Pihak terkait masih melakukan pendataan terhadap tingkat kerusakan bangunan dan dampak kebakaran. Hingga kini, penyebab kebakaran belum diketahui dan masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.